“Forest Heroes: Penjaga Hutan, Penjaga Masa Depan”
Rumpin, 10 Agustus 2026 — Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM) Wilayah III melaksanakan kegiatan Forester Goes to School di SMP Negeri 1 Rumpin, Senin (10/8). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi kepada generasi muda untuk mengenal dunia kehutanan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian hutan dan lingkungan.
Mengusung tema “Forest Heroes: Penjaga Hutan, Penjaga Masa Depan”, kegiatan diikuti oleh 81 peserta. Jumlah tersebut turut menjadi simbol semangat dalam memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa menjaga hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan peran bersama yang dapat dimulai sejak usia sekolah.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan rangkaian materi edukatif mengenai kehutanan. Salah satu materi utama adalah pengenalan Forest Heroes, yaitu sosok-sosok yang memiliki peran penting dalam menjaga hutan Indonesia, di antaranya Penyuluh Kehutanan, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH), Manggala Agni, dan Polisi Kehutanan. Peserta diperkenalkan dengan tugas dan kontribusi masing-masing profesi dalam menjaga kelestarian hutan, melindungi ekosistem, mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta mendampingi masyarakat.
Selain mengenal profesi kehutanan, peserta juga mendapatkan materi mengenai Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK). Pengenalan KHDTK diharapkan dapat membuka wawasan siswa bahwa kawasan hutan tidak hanya memiliki fungsi ekologis, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan konservasi kehutanan.
Materi berikutnya membahas pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Dalkarhutla). Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah kebakaran serta peran masyarakat, termasuk generasi muda, dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Untuk membuat kegiatan lebih interaktif, seluruh rangkaian pembelajaran ditutup dengan kuis yang menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Suasana kegiatan berlangsung antusias dan penuh semangat, sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk belajar mengenai kehutanan dengan cara yang menyenangkan.
Melalui Forester Goes to School, Balai P2SDM Wilayah III berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pengenalan profesi, tetapi dapat menumbuhkan kesadaran bahwa setiap orang dapat menjadi Forest Hero. Menjadi penjaga hutan dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti menanam dan merawat pohon, tidak membuang sampah sembarangan, mencegah kebakaran, serta mengajak orang lain untuk peduli terhadap lingkungan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan semangat untuk menjaga sumber daya alam Indonesia. Sebab, menjaga hutan hari ini berarti menjaga masa depan Indonesia.
Forest Heroes: Penjaga Hutan, Penjaga Masa Depan.
Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera, Indonesia Maju. 🇮🇩🌳

