{"id":1685,"date":"2019-05-02T19:24:39","date_gmt":"2019-05-02T12:24:39","guid":{"rendered":"http:\/\/103.52.213.163\/web\/?p=1685"},"modified":"2023-02-18T16:18:59","modified_gmt":"2023-02-18T09:18:59","slug":"1685","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/2019\/05\/02\/1685\/","title":{"rendered":"Festival Karya Gemilang untuk Lingkungan yang lebih baik"},"content":{"rendered":"<p>Festival Karya Gemilang dibuka oleh Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Cicilia Sulastri mewakili Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM\u00a0di Jakarta (2\/5).<br \/>\nFestival ini adalah kegiatan yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang secara sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan untuk melaksanakan upaya Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).<br \/>\nKegiatan ini dihadiri oleh semua generasi yang tergabung dalam lembaga kemasyarakatan, ormas, LSM, Yayasan, Sekolah, Perguruan Tinggi dan Badan Usaha.<br \/>\nFestival Karya Gemilang berisi rangkaian kegiatan yang terdiri atas diskusi panel, pelatihan, pameran, lomba inovasi\/kreasi\/aksi, coaching clinic\/mini training, tempat pengumpulan\/drop zone limbah elektronik, pengolahan minyak jelantah, banner\/spanduk.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Festival Karya Gemilang dibuka oleh Kepala Pusat Pelatihan Masyarakat dan Pengembangan Generasi Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Cicilia Sulastri mewakili Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM\u00a0di Jakarta (2\/5). Festival ini adalah kegiatan yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang secara sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan untuk melaksanakan upaya Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Kegiatan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1685","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1685","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1685"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1685\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4896,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1685\/revisions\/4896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1685"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1685"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1685"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}