{"id":1405,"date":"2018-06-30T23:13:42","date_gmt":"2018-06-30T16:13:42","guid":{"rendered":"http:\/\/103.52.213.163\/web\/?p=1405"},"modified":"2023-02-18T16:08:35","modified_gmt":"2023-02-18T09:08:35","slug":"1405","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/2018\/06\/30\/1405\/","title":{"rendered":"455 Lulusan SMK Kehutanan Negeri Siap Bekerja"},"content":{"rendered":"<p><strong>455 Lulusan SMK Kehutanan Negeri Siap Bekerja<\/strong><\/p>\n<p>Jakarta \u2013 Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Tahun 2018 telah meluluskan 455 orang siswa SMK Kehutanan Negeri (SMKKN) milik KLHK yang tersebar di 5 (lima) tempat di seluruh Indonesia, yaitu Pekanbaru, Kadipaten, Samarinda, Makassar dan Manokwari. SMKKN Pekanbaru, Samarinda, dan Makassar berhasil meraih peringkat pertama rata-rata hasil Ujian Nasional kategori SMK tingkat provinsi.<br \/>\nKepala BP2SDM KLHK, Helmi Basalamah, saat wisuda lulusan SMKKN di Pekanbaru, Sabtu (12\/5\/2018) mengatakan SMK Kehutanan diharapkan dapat menjadi penggerak dalam mewujudkan program prioritas pemerintah yang tertuang dalam nawacita. Diantaranya mengembangkan sekolah vokasi yang kompeten, dibidangnya dan berdaya saing di era globalisasi sehingga siap bekerja di sektor kehutanan maupun kewirausahaan.<br \/>\nPada kesempatan itu Kepala BP2SDM mewisuda 99 orang siswa SMKKN Pekanbaru. Secara keseluruhan jumlah siswa SMKKN yang lulus pada tahun 2018 sebanyak 455 orang terdiri dari SMKKN Pekanbaru 99 orang, SMKKN Kadipaten 106 orang; SMKKN Samarinda 101 orang; SMKKN Makassar 89 orang; dan SMKKN Manokwari 59 orang.<br \/>\n\u201cLulusan SMKKN diharapkan dapat berperan langsung maupun tidak langsung dalam mendukung program unggulan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu program perhutanan sosial seluas 12,7 Juta Hektar selama tahun 2015-2019 dan reformasi agraria 4,1 Juta Hektar,\u201d pesan Helmi Basalamah.<br \/>\nDengan kompetensi teknis dan jiwa entrepreneurship yang dimiliki, selain terampil dan cekatan di lapangan, juga dapat menjadi penggerak pembangunan kehutanan dan pendamping masyarakat dalam pemanfaatan akses perhutanan sosial, tambah Helmi.<br \/>\nDalam rangka meningkatkan kualitas lulusan SMKKN, BP2SDM Kementerian LHK terus berupaya mengembangkan sarana dan prasarana pembelajaran, peningkatan kapasitas dan kompetensi guru-guru SMKKN, perluasan kerjasama dengan dunia usaha dan industri kehutanan, serta pengembangan kurikulum berbasis kewirausahaan.<br \/>\nHelmi berpesan, ke depan, tantangan yang dihadapi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan semakin meningkat, terkait ketahanan pangan, energi dan ketersediaan air. Kontribusi nyata lulusan siswa SMKKN menjadi penting dalam rangka pembangunan berkelanjutan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>455 Lulusan SMK Kehutanan Negeri Siap Bekerja Jakarta \u2013 Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Tahun 2018 telah meluluskan 455 orang siswa SMK Kehutanan Negeri (SMKKN) milik KLHK yang tersebar di 5 (lima) tempat di seluruh Indonesia, yaitu Pekanbaru, Kadipaten, Samarinda, Makassar dan Manokwari. SMKKN Pekanbaru, Samarinda, dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1417,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1405","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1405","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1405"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1405\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4832,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1405\/revisions\/4832"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1417"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1405"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1405"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bp2sdm.kehutanan.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1405"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}